Apakah yang seharusnya kita ucapkan bila
mendapatkan kebaikan dari seorang muslim yang
lain? Cukupkah ucapan terimakasih? Oleh: Asy
Syaikh Muhammad bin Shalih Al- ‘Utsaimin
rahimahullah
Dari Usamah bin Zaid radhiyallahu ‘anhuma,
beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wasallam bersabda,
من صنع إليه معروف فقال لفاعله: جزاك اللَّه
خيراً، فقد أبلغ في الثناء
“Barangsiapa yang diberikan sesuatu
kebaikan, maka hendaknya dia ucapkan
‘ Jazakallahu khairan (semoga Allah
membalas kebaikanmu)’ kepada orang yang
memberi kebaikan. Sungguh hal yang
demikan telah bersungguh-sungguh dalam
berterimakasih. ”
Takhrij Hadits:
Hadits ini dikeluarkan oleh At Tirmidzi dalam Al Bir
was Shilah (2035) dan Ath Thabrani dalam Ash
Shaghir (148/2)
Syarah:
Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda,
“Barangsiapa yang diberikan sesuatu kebaikan,
maka hendaknya dia ucapkan ‘Jazakallahu khairan
(semoga Allah membalas kebaikanmu)’ kepada
orang yang memberi kebaikan. Sungguh hal
yang demikan telah bersungguh-sungguh dalam
berterimakasih. ”
Apabila seseorang memberikan sebuah kebaikan
kepadamu dengan harta, bantuan, atau ilmu atau
yang selain itu, maka Nabi shallallahu alaihi
wasallam maka Rasulullah shallallahu alaihi
wasallam memerintahkan untuk membalas
kebaikan tersebut.
Beliau juga bersabda,
“Barangsiapa yang memberikan kebaikan
kepadamu maka balaslah (kebaikan
tersebut )”
Maka balasan ini sesuai dengan kondisinya. Ada
orang yang balasan kebaikannya dengan engkau
berikan sesuatu yang sama dengan apa yang dia
berikan sebelumnya, atau bahkan lebih banyak.
Ada pula yang orang yang balasannya engkau
mendoakan kebaikan baginya, dan dia tidak ingin
engkau balas dengan harta.
Orang yang sudah tua, memiliki banyak harta,
dermawan, memiliki status sosial di masyarakat,
jika dia menghadiahkan sesuatu kepadamu, lalu
engkau balas memberi hadiah yang sama dengan
hadiah pemberiannya, maka dia akan melihat ini
sebagai sikap perendahan bagi dirinya.
Akan tetapi bila terjadi yang seperti ini, berdoalah
kepada Allah untuknya. Apabila kalian tidak
menemukan sesuatu yang pantas untuk
membalas kebaikannya, maka doakan dia sampai
kalian lihat kalian telah membalasnya. Dan dari
doa ini adalah ucapan kalian,
جَزَاكَ اللَّهُ خَيْرًا
“Semoga Allah membalas kebaikanmu”
Jika dia memberikan sebuah kebaikan, manfaat
kepadamu, maka ketika engkau ucapkan
jazakallahu khairan engkau telah bersungguh-
sungguh dalam memuji. Hal ini karena jika Allah
membalas seseorang dengan kebaikan, itu
merupakan kebahagiaan baginya di dunia dan
akhirat.
(Diterjemahkan oleh Abu Umar Urwah untuk blog
http://ulamasunnah.wordpress.com dari Syarah
Riyadhus Shalihin karya Syaikh Ibnu Utsaimin
halaman 1564-1565, terbitan Darus Salam Kairo).
PS:
Apabila ucapan tersebut ditujukan kepada wanita,
maka dhamir (kata gantinya) diubah menjadi:
جَزَاكِ اللَّهُ خَيْرًا
“Jazakillahu khairan”
Apabila ditujukan kepada sekumpulan orang,
maka gantilah dengan:
جَزَاكُمُ اللَّهُ خَيْرًا
“Jazakumullahu khairan”
No comments:
Post a Comment